Home » » Soal Manuver Marquez, Ini Kata Pedrosa

Soal Manuver Marquez, Ini Kata Pedrosa

Written By beta on Senin, 06 Mei 2013 | 21.53


Dani Pedrosa. (Foto: Reuters)
Dani Pedrosa. (Foto: Reuters)
JEREZ - Insiden antara Marc Marquez dan Jorge Lorenzo di MotoGP Spanyol membuat kemenangan Dani Pedrosa seolah menjadi hal yang biasa saja. Pembalap Repsol Honda itu pun memberikan pendapatnya terkait insiden tersebut.

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu (5/5/2013), perebutan tempat kedua antara Marquez dan Lorenzo berlangsung cukup sengit. Lorenzo yang telah berada di belakang Pedrosa yang menempati posisi pertama, harus gagal finis di tempat kedua.

Pasalnya, secara mengejutkan Marquez melakukan manuver di tikungan terakhir pada lap terakhir hingga membentur motor Lorenzo. Beruntung pembalap Yamaha tersebut tak terjatuh di tikungan yang dinamakan ‘tikungan Lorenzo’ tersebut dan berhasil melanjutkan balapan.

 “Ini terjadi di tikungan terakhir dan semua berjuang untuk menjadi nomor dua. Saat kejadian seperti ini terjadi, satu pihak berkata ‘ya, ini sangat memaksa tapi saya menang’, dan pihak lain berkata ‘sial, saya harus kalah!’. Terpenting, sisi baiknya adalah tak ada yang terjatuh,” jawab Pedrosa saat ditanya soal insiden tersebut.

Insiden yang terjadi dalam perebutan posisi kedua, memang sering terjadi pada tikungan terakhir. Seperti yang terjadi pada 1996 antara dua pembalap Honda, Mick Doohan dan Alex Criville.

Pada tikungan terakhir, Doohan berhasil melewati Criville. Sayang, meski tak ada benturan atas kejadian tersebut, Criville malah terjatuh karena kehilangan kendali kala dirinya disusul.

Hal serupa terjadi pada 2005 antara Valentino Rossi dan Sete Gibernau. Di mana Rossi berhasil melewati Gibernau di tikungan terakhir hingga terjadi benturan di antara keduanya. Gibernau pun seperti Lorenzo harus keluar lintasan, meski bisa menyelesaikan balapan dan finis di tempat kedua.

Oleh karena itu, Pedrosa melihat bahwa sirkuit Jerez memang cukup sulit ditaklukkan para pembalap, terlebih di tikungan terakhir.  “Pada 2005 ada Rossi dan Gibernau, pada 1996 ada Doohan dan Criville. Ini tikungan terakhir, dan Jerez memang seperti ini,” pungkas Pedrosa.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Ambalotu Template | powered by Ambalotu
Copyright © 2011. Solusi Lengkap Download | Informasi Teknologi, Lifestyle dan Gadget - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Ambalotu Template
Proudly powered by Blogger