Home » » Kalah, Tito Vilanova Cari 'Kambing Hitam'

Kalah, Tito Vilanova Cari 'Kambing Hitam'

Written By beta on Minggu, 05 Mei 2013 | 01.08


TEMPO.CO, Barcelona - Barcelona sudah mengakui kalau Munchen memang superior dari mereka. Akan tetapi, pelatih Barcelona, Tito Vilanova, dan presidennya, Sandro Rosell, punya pandangan lain. Mereka menegaskan, banyaknya pemain Barcelona yang cedera, ditambah kepemimpinan wasit yang merugikan Barcelona, merupakan biang kekalahan telak mereka dari Munchen.
Menurut Vilanova, hasil akhir bisa saja berbeda andai beberapa pemainnya siap tempur di lapangan. Sebaliknya, Munchen sama sekali tak punya masalah dalam kebugaran pemain.
"Munchen bertanding dengan kekuatan penuh, sementara sejumlah pemain kami mengalami cedera. Meskipun kami berurusan dengan kemunduran tim, adil untuk mengatakan bahwa Anda tidak bisa menang setiap waktu dan kami sudah mengalami kerugian besar di leg pertama," kata Villanova kepada AS, Rabu, 2 Mei 2013.
Presiden Sandro Rosell tidak menyalahkan sang pelatih karena mengistirahatkan Messi. Menurut sang presiden, keputusan itu sudah tepat. "Saya setuju apa yang Tito katakan tentang Messi. Bila Anda memiliki pemain terbaik di dunia, tapi dia tidak keluar di lapangan, Anda benar-benar akan menyadarinya. Karena itu, saya sangat bangga dengan staf pelatih kami," kata Rosell. "Malam ini kami menunjukkan bahwa kami adalah klub yang ramah dalam kemenangan dan kekalahan." 
Namun, menurut Rosell, wasit Liga Champions sepanjang musim ini sama sekali tidak netral terhadap timnya. "Bayern pantas melaju terlepas soal wasit. Kami tidak pernah mengeluh tentang wasit meskipun kami belum punya banyak keberuntungan dengan beberapa keputusan mereka musim ini," ujar Rosell.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Ambalotu Template | powered by Ambalotu
Copyright © 2011. Solusi Lengkap Download | Informasi Teknologi, Lifestyle dan Gadget - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Ambalotu Template
Proudly powered by Blogger